Beranda
Jadwal
Materi
Artikel
Profile
...
BIMTEK PERUSAHAAN / SWASTA
BIMBINGAN TEKNIS KONSEP, PERHITUNGAN, DAN VERIFIKASI TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)

Dalam dunia industri dan perdagangan, istilah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) seringkali muncul, terutama dalam konteks regulasi dan pengadaan barang, TKDN adalah persentase nilai barang atau jasa yang dihasilkan dalam negeri. TKDN dihitung berdasarkan kandungan lokal dari bahan baku, tenaga kerja, dan proses produksinya.

Perhitungan TKDN barang mencakup persentase komponen dalam negeri dari material yang digunakan, kewarganegaraan tenaga kerja, serta kepemilikan dan negara asal alat kerja. Perusahaan menghitung TKDN untuk setiap jenis barang berdasarkan proses produksi dan bahan baku (material) yang sama

Dalam bimbingan teknis ini, tiap peserta dapat memahami pola perhitungan TKDN yang merujuk pada persentase nilai komponen dalam sebuah produk yang berasal dari sumber domestik, memahami jenis-jenis TKDN sangat penting untuk perusahaan yang ingin mematuhi peraturan pemerintah dan meningkatkan daya saing di pasar..

TUJUAN / MAMFAAT :

  1. Memahami regulasi Kebijakan Penggunaan Produk Dalam Negeri
  2. memberikan pemahaman dan kemampuan dalam menghitung dan memahami TKDN melalui persentase komponen dalam negeri dari material yang digunakan, memperhitungkan kewarganegaraan tenaga kerja serta kepemilikan dan negara asal alat kerja yang dipakai.
  3. Memahami TKDN untuk Barang, Jasa dan gabungan Barang/jasa

TARGET / SASARAN PESERTA :

  1. Bagian Pengadaan Barang/Jasa intansi Pemerintah
  2. Bagian Pengadaan Barang/Jasa Perusahaan BUMN/BUMD dan Swasta

OUTLINE MATERI :

HARI I

  1. Regulasi & Kebijakan TKDN
  2. Implementasi TKDN
  3. Preferensi Harga
  4. Klasifikasi Barang/Jasa
  5. Ketentuan TKDN

HARI II

  1. TKDN Barang
  2. TKDN Jasa
  3. TKDN Gabungan Barang/Jasa
  4. Verifikasi TKDN
  5. Simulasi & Latihan

 

 

 

 

March 10, 2025 / Materi

...
BIMTEK PERUSAHAAN / SWASTA
BIMBINGAN TEKNIS PERANCANGAN JALAN RAYA ANTAR KOTA

Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, berada pada permukaan tanah, atau di atas permukaan tanah, dibawah permukaan tanah dan/atau air, serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori dan jalan kabel; sedangkan Jalan umum adalah jalan yang diperuntukkan bagi lalu lintas umum; namun jalan khusus adalah jalan yang dibangun oleh instansi, badan usaha, perseorangan atau kelompok masyarakat untuk kepentingan sendiri.

Jalan Antar Kota adalah jalan-jalan yang menghubungkan simpul- simpul jasa distribusi dengan ciri-ciri tanpa perkembangan yang menerus pada sisi mana pun termasuk desa, rawa, hutan, meskipun mungkin terdapat perkembangan permanen, misalnya rumah makan, pabrik, atau perkampungan. Tata cara perencanaan jalan raya antar kota ini digunakan sebagai acuan dan juga pegangan bagi perencana dalam merencanakan jalan raya antar kota.

Berdasarkan hal tersebut maka, Bimtek ini merupakan pembekalan teknis dalam membuat perencanaan jalan raya antar kota yang efektif agar dapat menciptakan kualitas dan kuantitas jalan yang baik.

 

TUJUAN / MAMFAAT :

  1. Memahami tahapan proyek pekerjaan jalan dari berbagai sudut pandang yang mempengaruhi terlaksananya pembangunan jalan baru dengan berbagai faktor yang menjadi pertimbangan, yakni, ekonomi, teknis (desain), lingkungan, dan tidak terkecuali politik
  2. mendapatkan keseragaman dalam perencanakan jalan antar kota
  3. memberikan pembekalan dalam merancang jalan yang bisa memberikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi pemakai jalan
  4. mencermati berbagai ketentuan-ketentuan, dan cara pengerjaan perencanaan bagi pembangunan atau peningkatan jalan antar kota

TARGET / SASARAN PESERTA :

  1. Instansi Pemerintah
  2. Perusahaan BUMN /BUMD/Swasta
  3. Lembaga Penyelenggara Pendidikan
  4. Pengelola/Manajer Perusahaan Jasa Konstruksi Jalan
  5. Praktisi/Pendidik Manajemen Perusahaan

OUTLINE MATERI :

HARI I

  1. Pengertian Jalan Secara Umum
  2. Rencana Trase Jalan
  3. Medan Klasifikasi : Pengertian Jalan Dan Perhitungan Klasifikasi Medan
  4. Koordinat Titik Poligon : Jenis-Jenis Poligon, Rumus Umum Perhitungan Poligon, Penentuan Titik Poligon, Perhitungan Sudut Azymuth Dan Panjang Poligon

HARI II

  1. Rencana Tikungan
  2. Stationing Titik Utama Jalan
  3. Superelevasi, Pelebaran Dan Kebebasan Samping : Superelevasi (Kemiringan Melintang), Perhitungan Superelevasi dan Perhitungan Pelebaran Perkerasan Pada Tikungan

JADWAL PELAKSANAAN

Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)

📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok

KONTAK RESMI

📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com

March 10, 2025 / Materi

...
BIMTEK PERUSAHAAN / SWASTA
BIMBINGAN TEKNIS HARGA PERKIRAAN SENDIRI (HPS)/ OWN ESTIMATE (OE) METODE PENYUSUNAN SPESIFIKASI B/J

Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau Owner Estimate (OE) adalah perkiraan harga pengadaan barang atau jasa yang dianalisis secara profesional dan disyahkan oleh eksekutif yang memiliki otoritas.

HPS berfungsi berbagai acuan dalam melakukan evaluasi harga penawaran barang dan jasa dengan tujuan untuk mendapatkan harga penawaran yang wajar, penyusunan HPS menjadi kunci keberhasilan manajemen pengadaan sebuah perusahaan.

Melalui Bimtek ini peserta dapat memahami konsep dan metode praktis perhitungan HPS. Termasuk menyusun spesifikasi produk, baik untuk pengadaan barang maupun jasa.l.

TUJUAN / MAMFAAT :

  1. Memahami konsep Harga Perkiraan Sendiri (HPS).
  2. Keterampilan menyusun spesifikasi produk barang dan jasa.
  3. Keterampilan dalam melakukan survey harga.
  4. Kemampuan menganalisis biaya investasi.
  5. Kemampuan menyusun dokumen Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS).
  6. Pengetahuan pengadaan internasional..

TARGET / SASARAN PESERTA :

  1. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Instansi Pemerintah,
  2. Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa, Pejabat Pengadaan, Penyedia barang dan jasa.
  3. Bagian pengadaan Perusahaan BUMN/BUMD

OUTLINE MATERI :

HARI I

A. Konsep HPS/OE& Penyusunan Spesifikasi Produk

  1. Definisi & regulasi terkait HPS/OE
  2. HPS/OE & perencanaan pengadaan
  3. Perbedaan HPS/OE, DED, & Forecasting
  4. Kendala & kunci sukses dalam memahami HPS/OE
  5. Kategorisasi produk & aset
  6. Regulasi & standarisasi terkait produk
  7. Ruang lingkup spesifikasi produk
  8. Metode evaluasi spesifikasi produk

B. Penyusunan Spesifikasi Manajemen Proyek, Jasa Konsultan, & Layanan Jasa

  1. Elemen spesifikasi dalam manajemen proyek & layanan jasa
  2. TOR/KAK & SOW
  3. Technical agreement & services level agreement
  4. Ruang lingkup manajemen proyek
  5. Ruang Lingkup investasi aset
  6. Ruang lingkup jasa konsultansi
  7. Ruang lingkup jasa lainnnya
  8. Metode seleksi dalam manajemen proyek, konsultan, & jasa lainnya

C. Metode Survey Harga

  1. Karakteristik pasar
  2. Jenis & sifat pasar
  3. Metode praktis survey harga
  4. Jalur distribusi & kategorisasi produsen
  5. e-commerce & e-katalog pemerintah
  6. Publikasi data statistik & indeks harga pasar
  7. Eskalasi harga

D. Analisa Biaya Investasi & Umur Ekonomis Kepemilikan

  1. Metode analisa biaya investasi
  2. Konsep & implementasi Total Cost Ownership
  3. Acquisition cost
  4. Ownership cost
  5. Template simulasi perhitungan Total Cost Ownership
  6. Konsep & implementasi Total Value Ownership
  7. Template simulasi perhitungan Total Value Ownership

E. Analisa Komponen Biaya dalam Penawaran Supplier/Vendor

  1. Ruang lingkup analisa komponen biaya
  2. Metode penetapan komponen biaya
  3. Metode penawaran harga dalam manajemen proyek
  4. Metode penawaran harga dalam jasa konsultan & jasa lainnya
  5. Menentukan & mengukur kewajaran harga
  6. Critical point dalam analisa komponen biaya

HARI II

A. Simulasi Penyusunan HPS/OE Pengadaan Aset & Investasi

  1. Setiap kelompok akan memilih klasifikasi produk untuk simulasi penyusunan HPS pengadaan aset & investasi
  2. Klasifikasi produk yang dipilih berdasarkan contoh nyata dari proses procurement yang telah berjalan selama ini, atau rencana pembelian untuk klasifikasi produk yang belum pernah dibeli
  3. Klasifikasi produk untuk pengadaan aset & investasi tersebut mengacu kepada:
  4. Surat penawaran harga yang diberikan oleh supplier/vendor
  5. Survey pasar melalui e-commerce
  6. Survey pasar melalui e-katalog pemerintah

B. Simulasi Penyusunan HPS/OE Manajemen Proyek, Jasa Konsultan, & Layanan Jasa

  1. Setiap kelompok akan memilih klasifikasi manajemen proyek di bidang: konstruksi, IT, atau event, serta jasa konsultan, & jasa lainnya untuk simulasi penyusunan HPS
  2. Klasifikasi manajemen proyek, jasa konsultan, & layanan jasa tersebut dipilih berdasarkan contoh nyata dari proses procurement yang telah berjalan selama ini, atau rencana pemilihan kontraktor proyek yang belum pernah dibeli
  3. Klasifikasi manajemen proyek tersebut mengacu kepada: Regulasi terkait, PMBOK, Rancangan desain dari konsultan perencana, Proses beauty contest
  4. Waktu presentasi setiap kelompok adalah 15 menit dengan sesi tanya-jawab & pembahasan sekitar 15 menit

C. Dokumen Rencana Kerja & Syarat-Syarat (RKS)

  1. Definisi RKS
  2. Regulasi terkait RKS
  3. Tujuan & manfaat RKS
  4. Ruang lingkup RKS
  5. Metode penyusunan RKS
  6. Metode publikasi & presentasi RKS
  7. Critical point dalam RKS

D. Pengadaan Internasional

  1. Keuntungan dan tantangan Pengadaan Internasional
  2. Metode Pembayaran Internasional
  3. Metode Serah terima barang Incoterm 2020

 

 

March 10, 2025 / Materi

...
BIMTEK PERUSAHAAN / SWASTA
BIMBINGAN TEKNIS TEKNIK KALIBRASI DAN PENGUKURAN

Untuk membuat produk yang baik dengan kualitas unggul, tidak cukup dengan mengerti pembacaan gambar mesin dan gambar teknik saja tanpa menguasai konsep dasar teknik pengukuran.  Oleh karenanya memahami konsep dasar teknik pengukuran merupakan hal yang wajib diketahui bagi pekerja dalam membuat sebuah produk yang sesuai dengan spesifikasi produk yang akan dirancang.

teknik pengukuran erat kaitannya prosedur kalibrasi hal ini karena kalibrasi merupakan proses untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukkan alat ukur dan bahan ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukur yang mampu tertelusur (traceable) ke standar nasional maupun internasional. Hal ini membuat pengukuran dan kalibrasi tidak dapat dipisahkan sehingga teknik pengukuran dan kalibrasi sangat erat hubungannya.

 

TUJUAN / MAMFAAT :

  1. Mengenal Konsep Sistem Teknik Pengukuran dan Kalibrasi
  2. Mengenal Elemen Elemen Pengukuran atau Kalibrasi
  3. Menentukan Ketidakpastian Kalibrasi
  4. Mengenal Contoh Alat Ukur

TARGET / SASARAN PESERTA :

  1. Instansi Pemerintah
  2. Perusahaan BUMN /BUMD/Swasta
  3. Lembaga Penyelenggara Pendidikan
  4. Pengelola/Manajer Perusahaan
  5. Praktisi/Pendidik Manajemen Perusahaan

OUTLINE MATERI :

HARI I

  1. Persyaratan kalibrasi dalam ISO 9001:2015 dan ISO 17025:2017
  2. Pengertian Kalibrasi
  3. Teknik Pengukuran
  4. Teori Ketidakpastian Pengukuran
  5. Metode Kalibrasi Temperature
  6. Metode Kalibrasi Massa
  7. Metode Kalibrasi Dimensi/Panjang

HARI II

  1. Metode Kalibrasi Electrical
  2. Metode Kalibrasi Time
  3. Metode Perhitungan Ketidakpastian Pengukuran
  4. Analisa dan Evaluasi Data Hasil Kalibrasi
  5. Pembuatan Sertifikat Kalibrasi
  6. Diskusi dan Tanya Jawab

 

 

March 10, 2025 / Materi

...
BIMTEK PERUSAHAAN / SWASTA
BIMBINGAN TEKNIS NASIONAL IMPLEMENTASI & PENGELOLAAN KATALOG ELEKTRONIK VERSI 6 (E-KATALOG V6) TAHUN 2026

Katalog Elektronik Versi 6 (E-Katalog V6) merupakan bagian integral dari Ekosistem Platform Pengadaan Nasional yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan dikelola bersama Telkom. Platform ini digunakan oleh Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari APBN dan/atau APBD melalui metode E-Purchasing.

E-Purchasing merupakan tata cara pembelian barang/jasa yang dilakukan melalui sistem Katalog Elektronik atau toko daring resmi pemerintah, sehingga proses pengadaan dapat dilaksanakan secara lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Katalog Elektronik Versi 6 menghadirkan berbagai penyempurnaan signifikan dibandingkan versi sebelumnya, antara lain peningkatan akses informasi bagi publik terkait harga, spesifikasi produk, serta visualisasi barang/jasa. Dengan adanya fitur-fitur terbaru tersebut, proses pengadaan pemerintah diharapkan semakin efisien, efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung penguatan pengawasan publik terhadap belanja pemerintah.


Tujuan / Manfaat

Kegiatan Bimbingan Teknis ini bertujuan untuk:

  1. Memperkenalkan fitur, modul, dan pembaruan terbaru pada E-Katalog Versi 6.

  2. Memberikan pemahaman tentang tata cara pengelolaan dan penggunaan E-Katalog V6 sesuai regulasi terbaru.

  3. Meningkatkan kapasitas peserta dalam penyusunan, pengelolaan, dan pemanfaatan barang/jasa melalui E-Katalog V6.

  4. Memahami mekanisme transaksi, alur E-Purchasing, serta prosedur administrasi pengadaan pada E-Katalog V6.


Target / Sasaran Peserta

Bimtek ini ditujukan bagi:

  • Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah

  • Perusahaan BUMN / BUMD / Swasta

  • Induk organisasi dan asosiasi terkait pengadaan barang/jasa

  • Lembaga Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan

  • Pengelola / Manajer Perusahaan Jasa Konstruksi, khususnya bidang jalan

  • Praktisi dan Pendidik Manajemen Perusahaan


Outline Materi

Hari I

  • Dasar Hukum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

  • Pengenalan E-Katalog Elektronik Versi 6

  • Implementasi E-Katalog Versi 6 berdasarkan regulasi terbaru (termasuk Peraturan LKPP Nomor 177 Tahun 2024)

Hari II

  • Pengelolaan dan Pengembangan Sistem E-Katalog dan E-Purchasing

  • Pembinaan serta Dukungan dalam Pengelolaan E-Katalog

  • Diskusi, Studi Kasus, dan Tanya Jawab


Jadwal Pelaksanaan

  • Periode : Januari – Desember 2026

  • Durasi : 2 (dua) hari per sesi

  • Format : Tatap Muka & Online (Zoom)

📍 Lokasi Pelaksanaan
Jakarta | Bandung | Yogyakarta | Surabaya | Bali | Makassar | Lombok

Pilihan Paket & Kontribusi Peserta   

KONTAK RESMI

📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com

 

 

March 10, 2025 / Materi

...
BIMTEK PERUSAHAAN / SWASTA
BIMBINGAN TEKNIS QUALITY CONTROL CIRCLE (QCC), GUGUS KENDALI MUTU (GKM), & PDCA DELTA

Salah satu faktor keberhasilan industri Jepang dan industri kelas dunia adalah penerapan Total Quality Management (TQM) secara efektif dengan pembentukan Small Group Activity (SGA) atau disebut juga Quality Circle (QC), karena keberhasilan ini, sejumlah industri negara maju dan sedang berkembang termasuk Indonesia, menerapkan TQM dengan membentuk SGA untuk meningkatkan mutu, produktivitas dan daya saing menuju World Class Manufacturing/Services.

Konsep dalam PDCA (Plan-Do-Check_-Act) melihat bahwa proses yang terjadi dalam suatu aktivitas yang bermutu, misalkan aktivitas bisnis merupakan suatu lingkaran yang terdiri dari empat buah langkah. Training ini akan membahas mengenai penggunaan metode PDCA pada suatu proses aktivitas di perusahaan, disertai dengan studi kasus di lapangan.

Gugus Kendali Mutu (GKM) merupakan kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam perusahaan dengan goal untuk melakukan peningkatan yang berkelanjutan bagi perusahaan tersebut, gugus Kendali Mutu merupakan salah satu sarana efektif perusahaan untuk mengikutsertakan seluruh staffnya dalam suatu kegiatan yang bertujuan meningkatkan kinerja Perusahaan pada umumnya.

Dalam prakteknya perusahaan sering lebih memperhatikan manajemen operasional saja namun kurang memperhatikan sumber daya manusia yang berada di lapangan, padahal, SDM lapangan inilah yang banyak mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan dan bahka mereka pula yang sering menyelesaikannya.

TUJUAN / MAMFAAT :

  1. Peserta memahami tentang berbagai hal untuk merencanakan.
  2. Mampu mengoperasikan dan mengevaluasi SGA agar kinerja perusahaan meningkat Menuju World Class Manufacturing/ Services.
  3. Mampu untuk memahami proses Quality Control di perusahaan. Peserta dapat memahami bagaimana pengaplikasian metode PDCA dalam aktivitas bisnis.

TARGET / SASARAN PESERTA :

  1. Manajer dan tim khusus dalam Perusahaan BUMN/BUMD. Swasta
  2. Supervisor dari QA, produksi, pemeliharaan, dan teknik

OUTLINE MATERI :

HARI I

  1. Introduction to Effective SGA
  2. Struktur SGA program
  3. SGA Meeting
  4. Alat dan Teknik Pemecahan Masalah (Problem Solving Tools and Techniques Used by SGA)
  5. Hambatan (Pitfalls) SGA dan cara mengatasinya
  6. Ruang Lingkup Gugus Kendali Mutu (GKM)
  7. Konsep Total Quality Management (TQM) & PDCA
  8. Langkah pemecahan masalah dan Continual Improvement
  9. Teknik Pembuatan GKM

HARI II

  1. Evaluasi, Monitoring dan Dokumentasi implementasi GKM
  2. Peran dan Tugas Fasilitator
  3. Langkah pembuatan presentasi yang menarik dan mudah dipahami
  4. Teknik Presentasi GKM
  5. Konsep dasar metode PDCA
  6. Siklus PDCA
  7. Planning
  8. Doing
  9. Checking
  10. Acting

 

 

March 10, 2025 / Materi

Tingkatkan Skill Anda Bersama LINKPEMDA